Menguat Rp 190 Saham BBRI Melonjak 4,38% di Tengah Membaiknya Sentimen Pasar Global

Jakarta – Saham BBRI hari ini berhasil ditutup menguat Rp 190 atau sebesar 4,38% ke level Rp 4.530. Penguatan ini didorong oleh derasnya aksi beli yang dilakukan investor lokal terhadap saham BBRI sepanjang perdangan berlangsung.

Tercatat, total transaksi saham BBRI pada hari ini sebanyak 54.228 kali transaksi dengan volume sebanyak 3,45 juta lembar saham senilai Rp 1,55 triliun. Saham BBRI sendiri hari ini sempat mencapai harga tertinggi di Rp 4.560 dan terendah di Rp 4.400.

Saham perbankan tercatat menguat dan menjadi salah satu sektor yang menopang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 3 Juni 2024.

Salah satu saham bank besar BUMN yang bergerak naik cukup signifikan hari ini ada  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Adapun penguatan saham perbankan pada hari ini terjadi di tengah membaiknya sentimen pasar global setelah inflasi konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) Amerika Serikat (AS) periode April 2024 tumbuh sesuai dengan prediksi pasar.

Data inflasi PCE untuk periode April 2024 berada di 2,7% secara tahunan (yoy), sama seperti bulan sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi pasar. Begitu juga dengan inflasi inti PCE yang bertahan di 2,8% yoy seperti bulan sebelumnya dan sesuai dengan harapan pasar.

Dengan data inflasi yang sesuai ekspektasi, ditambah dengan data ekonomi AS yang mendukung masih kuat, seperti keyakinan konsumen yang naik setelah tiga bulan beruntun melemah, diikuti dengan kondisi manufaktur meningkat ke level ekspansif.

Menguatnya kondisi manufaktur tercermin dari PMI Manufaktur AS Global S&P naik menjadi 50,9 pada Mei 2024, meningkat dari 50 pada bulan April. Hasil ini membuat keyakinan para pelaku pasar bahwa penurunan suku bunga bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) turun hingga 2 kali dalam setahun pupus.

Mengutip perangkat FedWtach, kemungkinan penurunan suku bunga The Fed hanya terjadi sekali yakni pada pertemuan 18 September 2024. Diperkirakan suku bunga akan turun 25 basis poin (bp) menjadi 5,00 – 5,25%.

Tinggalkan Balasan