Turbulensi Parah, Singapore Airlines Akibatkan Satu Orang Tewas dan 30 Penumpang Terluka

Jakarta – Menurut data Flight Radar 24, pesawat SIA mengalami guncangan turun tajam dari ketinggian sekitar 37.000 kaki menjadi 31.000 kaki hanya dalam waktu lima menit.

Dzafran Azmir, seorang siswa berusia 28 mengatakan bahwa guncangan terjadi secara tiba-tiba dan orang-orang yang tidak memakai sabuk pengaman langsung terbentur kabin.

“Beberapa orang kepalanya terbentur kabin bagasi di atas dan terluka. Mereka menabrak tempat lampu dan masker berada,” ujarnya kepada Reuters.

Dalam unggahan di Facebook, SIA mengatakan pesawat Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan SQ321 yang membawa 211 penumpang dan 18 awak terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand pada pukul 15.45 waktu setempat.

Akibat guncangan yang dahsyat tersebut, satu orang penumpang meninggal dunia dan 30 lainnya terluka.

Dalam postingan di Facebook, Menteri Transportasi Chee Hong Tat mengatakan dia sangat sedih atas kejadian tersebut, dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga penumpang yang meninggal.
SIA menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga korban tewas dan terluka.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Transportasi dan Luar Negeri, bersama dengan Otoritas Penerbangan Sipil Singapura, pejabat Bandara Changi dan staf SIA, memberikan dukungan kepada penumpang yang terkena dampak dan keluarga mereka.

“Saya sangat sedih mengetahui kejadian di dalam pesawat Singapore Airlines SQ321 dari London Heathrow,” tulisnya.

“Kami sangat meminta maaf atas pengalaman traumatis yang dialami penumpang dan awak kami dalam penerbangan ini,” bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat Straits Times.

SIA mengatakan pada malam harinya ada 18 penumpang dirawat di rumah sakit, sementara 12 lainnya dirawat karena cedera di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan